Latest Entries »

Sudahkah Kita Bersyukur

Saya pikir, hidup ini kayanya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja ! ‘Kerja menyebalkan’ , hidup tak berguna’, dan nggak ada sesuatu yang beres!! Tapi semua itu telah berubah. Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai 2 pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersukacita. Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya, 2 putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang numpuk! Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. View full article »

Siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum’at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk & masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air.

Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. “ Hai, Blis! “ , panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu. Iblis merasa terusik : “ Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini! “ , jawab Iblis ketus.

“ Ini rumah Tuhan, Blis! Tempat yang suci, Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti! “ , Kiai mencoba mengusir. “ Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru “ . Kiai tercenung. “ Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu “ . “ Dengan apa? “ “ Dengan sajadah! “ “ Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, Blis? “ “ Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah di bawah UMR, demi keuntungan besar! “ “ Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru,Blis? “ “ Bukan itu saja Kiai… “ “ Lalu? “ “ Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar “ “ Untuk apa? “ “ Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang Kau pimpin, Kiai! Selain itu, Saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ Saya bisa ikut membentangkan sajadah “ . View full article »

Pada suatu hari, seorang pemimpin agama berjalan bersama seorang pembuat sabun. Sepanjang perjalanan, si pembuat sabun mengeluh mengenai apa pentingnya agama di dunia ini. Pembuat sabun berkata, “Semua agama mengajarkan hal yang baik kepada seluruh umat manusia, namun semua hal itu mubazir. Coba lihat apa yang telah dilakukan manusia sepanjang dunia ini diciptakan. Tingkat kejahatan bukannya menurun bahkan naik. Jika agama dapat memberikan dampak yang positif, kenapa semua hal ini terjadi?“

Sang pemimpin agama tidak menjawab apa-apa, namun menunjukkan bahwa ia sedang berpikir dengan serius tentang pendapat pembuat sabun tersebut. Mereka terus melanjutkan perjalanan mereka sampai terhenti didepan segerombolan anak kecil yang sedang asyik bermain Lumpur.
Kemudian sang pemimpin agama berkata kepada si pembuat sabun, “ Lihatlah anak-anak itu bermain, Anda mengatakan bahwa sabun membuat mereka bersih, tapi lihatlah kotoran yang ada di tangan mereka, jadi apa bersihnya sabun yang telah mereka pakai selama bertahun-tahun?” Si pembuat sabun cepat-cepat melontarkan protesnya dengan mengatakan, “…tapi sabun akan menjadi tidak berguna jika tidak dipakai secar terus menerus.“
“Tepat sekali jawaban Anda, demikian juga dengan ajaran agama, ia bukan hanya untuk dipelajari namun dipraktikkan setiap hari” timpal sang pemimpin agama.

Ada satu macam mu’amalah yang berlaku di negeri kita ini (Arab), khususnya di desa-desa, yaitu apa yang disebut syirkah dalam memelihara hewan dan binatang ternak. Salah satu pihak membayar semua harga atau sebagiannya, sedang di pihak lain memelihara. Sesudah itu antara kedua belah pihak membagi hasil dan keuntungannya. Supaya jelas, maka kami akan menjelaskan beberapa macam bentuk syirkah ini, yaitu sebagai berikut:

BENTUK PERTAMA: Syirkah semata-mata untuk tujuan dagang. Misalnya syirkah dalam memelihara anak lembu supaya gemuk, atau memelihara sapi dan kerbau untuk menghasilkan susu. Yang harus dipenuhinya dalam hal ini, ialah pihak pertama harus membayar harga lembu, sedang pihak kedua memeliharanya. Sedang pembiayaannya, seperti: makannya dan minumnya, dari kedua belah pihak, bukan dari satu pihak saja. Dan kalau dijual, nafkahnya itu dipisahkan dari harga penjualan, sedang sisanya dari keuntungan dibagi menurut perjanjian. Tidak adil kalau satu pihak dibebani nafkah, padahal dia tidak diberi imbalan, sedang keuntungannya dibagi dua. Ini kiranya cukup jelas.

BENTUK KEDUA: Syirkah antara pihak pertama yang membayar harga binatang dengan pihak lain yang memberi nafkah dan memelihara, dengan imbalan dia dapat memanfaatkan air susunya atau dipergunakan membajak, menarik air dan menanam. Cara ini tidak apa-apa dan dapat dipandang baik apabila hewannya itu besar dan jelas dapat dimanfaatkan, baik air susunya ataupun tenaganya. Betul nafkah yang dikeluarkan oleh pihak kedua dan kemudian dapat memanfaatkannya, itu tidak dapat diketahui keadilannya dan tidak ada persesuaiannya dibanding dengan pihak kedua, bahkan di dalamnya terdapat unsur kesamaran. Akan tetapi kami menganggap baik hal tersebut, dan kesamaran-kesamaran sedikit tidak kami anggap, sebab ada dalil yang hampir ada persamaannya dengan itu dalam syariat Islam, yaitu tentang masalah gadai, apabila barang yang digadaikan itu berupa hewan yang mungkin dikendarai atau diambil air susunya.

Dalam hadis yang sahih itu Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Punggung binatang itu boleh dinaiki karena nafkahnya apabila binatang tersebut tergadaikan; dan air susu unta dapat diminum karena nafkahnya apabila binatang tersebut digadaikan. Sedang kewajiban yang menaiki dan meminum air susunya ialah memberi nafkah.” (Riwayat Bukhari dari jalan Abu Hurairah)

Dalam hadis ini Rasulullah s.a.w. menetapkan: karena nafkah, maka imbalannya ialah menaiki, apabila punggung binatang tersebut memungkinkan untuk dinaiki. Atau imbalannya itu air susunya, apabila binatang tersebut mempunyai air susu yang dapat diperah. Apabila dalam masalah gadai ini dibolehkan, demi kepentingan kerjasama dan memperkuat hubungan antara seorang dengan yang lain, padahal nilai nafkah kadang-kadang lebih banyak dan kadang-kadang lebih sedikit kalau dibandingkan dengan nilai menaiki atau memerah air susunya, maka tidak salah, kalau kami membolehkan yang seperti itu dalam hal syirkah binatang seperti yang kami sebutkan di atas, demi memenuhi kebutuhan orang banyak juga. Apa yang kami istimbatkan dari hadis ini seperti tersebut, adalah semata-mata pendapat kami. Semoga benar juga!

Adapun syirkah dalam hal anak lembu yang belum dapat diambil manfaatnya, baik tenaga maupun air susunya, atas dasar harga dari satu pihak sedang nafkahnya dari pihak lain, maka menurut kaidah Islam tidak dibenarkan. Sebab pihak yang mengeluarkan nafkah akan menderita kerugian sendirian, tanpa ada imbalan baik tenaga ataupun air susunya. Sedang di pihak lain dapat mengambil keuntungan atas biaya pihak ke satu. Ini, samasekali tidak mencerminkan keadilan yang selalu ditekankan oleh Islam dalam seluruh macam mu’amalah. Tetapi kalau dimungkinkan kedua belah pihak dapat membagi masalah nafkahnya sehingga tibalah saatnya binatang tersebut dapat dimanfaatkan, maka hal ini boleh saja, menurut pendapat kami.

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri. Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru. Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

 

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.

 

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

 

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu. Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

 

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi… Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

 

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun Kita harus bersikap :” Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.

 

* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

 

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu, sekarang juga !

LAPORAN EKSPERIMEN

Agar orang lain mengetahui apa yang kita lakukan besrta hasilnya, maka wajib bagi kita menuliskan laporan hasil eksperimen yang telah kita laksanakan. Sebuah laporan eksperimen haruslah ditulis dengan jelas, tetapi tidak perlu berpanjang-panjang. Pilihlah bahasa yang tepat dengan kalimat-kalimat yang efektif dan efisien.

Walaupun ada berbagai versi dalam penulisan laporan, tetapi eksperimen sebaknya berisi komponen-komponen berikut :

Ø Judul

Ø Tujuan

Ø Peralatan

Ø Teori singkat

Ø Cara pelaksanaan

Ø Hasil eksperimen dan perhitungan

Ø Kesimpulan

I. Judul

Judul sebaiknya dibuat singkat. Judul merupakan identifikasi ataupun bagian terpenting dari apa yang kita lakukan dalam eksperimen. Misalnya pengukuran percepatan gravitasi bumi dengan benda jatuh bebas, judulnya dapat kita sebutkan “Benda Jatuh Bebas” atau “Pengukuran Percepatan Gravitasi” saja.

II. Tujuan

Dibagian ini dituliskan dengan lengkap tujuan dari eksperimen. Misalnya untuk contoh pengukuran percepatan gravitasi diatas dapat kita tuliskan tujuan sebagai berikut :

1. Menentukan besarnya percepatan gravitasi dengan benda jatuh bebas.

2. Memeriksa kebenaran rumus : h = 1/2 gt2.

III. Peralatan

Sebutkan semua peralatan yang diperlukan bersama spesifikasinya. Mengambil contoh benda jatuh bebas di atas, kita sebutkan :

1. Stopwatch (tuliskan merk dan ketelitian ukurnya)

2. Bola baja (sebutkan diameter dan massanya)

3. Penggaris (sebutkan panjang dan skala terkecilnya)

4. Dan seterusnya.

IV. Teori

Di bagian ini, tuliskan secara singkat tetapi lengkap tentang teoriyang berkenaan dengan eksperimen yang dilakukan. Bila perlu lengkapi dengan gambar atau diagram. Tuliskan rumus yang dipakai bersama buktinya.

V. Cara Pelaksanaan

Dalam bagian ini tuliskan secara berurutan apa yang kita laksanakan dan bagaimana melaksanakannya. Biasanya bagian ini dimulai dengan memasang peralatan eksperimen dan kemudian baru bagaimana eksperimen dilakukan.

VI. Hasil Eksperimen dan Perhitungan

Dibagian ini dituliskan kembali hasil eksperimen yang telah dilaksanakan. Lakukan perhitungan dengan rumus-rumus yang terdapat dalam teori. Bila diminta membuat grafik, buatlah dengan menggunakan kertas milimeter. Lengkapi perhitungan dengan teori ralat. Tuliskan hasil akhir eksperimen baik berupa angka maupun komentar lainnya. Hasil akhir yang berupa angka harus menyertakan ralat mutlak dan ralat nisbi.

VII.Kesimpulan

Buatlah kesimpulan yang Anda peroleh dari eksperimen ini. Kesimpulan yang bersifat khusus (setidaknya menurut pandangan saudara) mungkin akan berguna bagi orang lain.

Cara Mempromosikan Blog

Setelah selesai membuat blog, hal yang tak kalah pentingnya adalah mempromosikan/memperkenalkan blog milik Anda pada dunia ramai. Apa gunanya membuat blog kalau isinya tentang curhatan, puisi, cerpen, ferleksi dan opini Anda yang diposting tidak dibaca oleh orang lain, bukan?? Nah, disini saya akan memberitahukan bagaimana langkah-langkah mempromosikan blog Anda, sebagai berikut. View full article »

Cara Virus Komputer Bekerja

Virus komputer : Sebuah kode komputer yang mampu “berbiak dengan sendirinya” yang menempelkan sebagian atau seluruh kodenya pada file atau aplikasi, dan mengakibatkan komputer Anda melakukan hal-hal yang tidak Anda inginkan.

Virus-virus komputer merupakan penyakit umum dalam dunia teknologi modern. Mereka dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan komputer yang terbuka seperti Internet, dan mengakibatkan kerugian hingga milyaran dolar dalam waktu singkat. Lima tahun yang lalu, peluang untuk terjangkiti sebuah virus dalam periode 12 bulan adalah 1 berbanding 1000; sekarang perbandingan itu naik drastis hingga 1 berbanding 10. View full article »

Saat ini banyak jenis variasi virus yang beredar, kebanyakan diantaranya dapat dikelompokkan menjadi enam kategori umum, dimana tiap jenis sedikit berbeda cara kerjanya:

  • Virus boot-sector : menggantikan atau mem asukkan dirinya ke dalam boot-sector–sebuah area pada hard drive (atau jenis disk lainnya) yang akan diakses pertama kali saat komputer dinyalakan. Virus jenis ini dapat menghalangi komputer Anda untuk melakukan booting dari hard disk.
  • Virus file : menginfeksi aplikasi. Virus ini melakukan eksekusi untuk menyebarkan dirinya pada aplikasi dan dokumen yang terkait dengannya saat file yang terinfeksi dibuka atau dijalankan.
  • Virus makro : ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman makro yang disederhanakan, dan menginfeksi aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel, dan saat ini diperkirakan 75 persen dari jenis virus ini telah tersebar di dunia. Sebuah dokumen yang terinfeksi oleh virus makro secara umum akan memodifikasi perintah yang telah ada dan banyak digunakan (seperti perintah “Save”) untuk memicu penyebaran dirinya saat perintah tersebut dijalankan.
  • Virus multipartite : menginfeksi baik file dan boot-sector–sebuah penjahat berkedok ganda yang dapat menginfeksikan sistem Anda terus menerus sebelum ditangkap oleh scanner antivirus.
  • Virus polymorphic : akan mengubah kode dirinya saat dilewatkan pada mesin yang berbeda; secara teoritis virus jenis ini lebih susah untuk dapat dideteksi oleh scanner antivirus, tetapi dalam kenyataannya virus jenis ini tidak ditulis dengan baik, sehingga mudah untuk diketahui keberadaannya.
  • Virus stealth : menyembunyikan dirinya dengan membuat file yang terinfeksi tampak tidak terinfeksi, tetapi virus jenis ini jarang mampu menghadapi scanner antivirus terbaru.

Kebanyakan masyarakat saat ini membagi komputer menjadi dua bagian . Bagian pertama adalah hardware yang merupakan perangkat fisik yang ada di dalam komputer. Dan bagian yang kedua adalah software komputer, yang memberitahukan hardware mengenai apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Apabila diibaratkan bahwa komputer adalah makhluk hidup, maka hardware adalah View full article »